... Menulis tentang apa yang saya saksikan dengan MATA, HATI, dan PIKIRAN ke-MELANESIA-an saya di West Papua sebelum menerima salah satu bagian dari hidup yang mutlak, yakni KEMATIAN...

Rabu, Desember 09, 2009

Pastor Asal Papua Raih Yap Thiam Hien Award

Pegiat HAM asal Papua, Pastor Yohanes Jonga, meraih Yap Thiam Hien Award. Kiprahnya dalam memperjuangkan HAM di ujung Timur Indonesia dinilai mampu memberdayakan masyarakat di sana.

"Dia berhak menerima karena dia adalah seorang aktivis HAM yang memperjuangkan HAM di Papua. Bahkan dia diancam mau dibunuh dan dikubur hidup-hidup, " kata salah seorang anggota dewan juri, Todung Mulya Lubis di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Senin (7/12/2009).

Bahkan karena kegigihannya memberdayakan warga di sana, dia sempat mendapat julukan tidak sedap. "Disangka pastur OPM dan dicap pastur perempuan karena memberdayakan perempuan, tetapi dia tetap memperjuangan HAM," jelas Todung.

Tambah lagi, tentunya perjuangan di medan Papua bisa dikatakan berat. "Di negeri Papua yang defisit kebebasan pendidikan dan banyak perempuan tidak berdaya," imbuhnya.

Penghargaan Yap Thiam Hien Award ini diberikan setiap tahunnya kepada para pejuang HAM. Penghargaan ini diberikan untuk mengenang aktivis HAM Yap Thiam Hien, yang gigih memperjuangkan HAM khususnya di Indonesia.

Juri untuk penghargaan Yap Thiam Hien kali ini adalah Prof Harkristuti Harkrisnowo, Maria Hartiningsih, Ifdal Kasim, Rahlan Nasidik, dan Todung Mulya Lubis. Penghargaan akan diserahkan pada Kamis 10 Desember di Hotel Borobudur menyambut hari HAM Internasional.

Selain itu juga diberikan pengharagaan life time achievement award kepada Fauzi Abdullah, seorang aktivis yang membaktikan dirinya dalam membela hak-hak buruh sejak tahun 80-an.

Sumber:Hery Winarno - detikNews

Tidak ada komentar:

----------------------------------------------------------------------------------------
Perjuangan pembebasan nasional Papua Barat bukan perjuangan melawan orang luar Papua (Jawa, Batak, Toraja, Makassar, Ambon dan lainnya) tetapi perjuangan melawan ketidakadilan dan pengakuan akan KEMANUSIAANNYA MANUSIA PAPUA BARAT DI ATAS TANAH LELUHURNYA.Jadi, Merdeka bagi orang Papua adalah HARFA DIRI BANGSA PAPUA BARAT!